#KultumVirtual | Bulan Ramadhan Saatnya Bahagia

0
613
all-free-download.com
all-free-download.com

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.” (Al-Baqarah 2: 183)

Puasa di bulan Ramadhan bagi saya sendiri adalah momen yang sangat membahagiakan. Bulan yang istimewa bagi umat Nabi Muhammad. Umat Islam saat ini rata-rata usianya hanya sampai 70-an tahun, kalah jauh dengan umat Nabi Nuh, yang kala itu dapat mencapai usia ribuan tahun. Wajar saja bulan Ramadhan adalah bulan khusus untuk umat Islam saat ini untuk mengejar pahala sebanyak-banyaknya selama sebulan penuh, pasalnya setiap hari di bulan Ramadhan adalah berkah dan ampunan dari Alloh SWT sangat terbuka lebar. Puasa menjadi ibadah istimewa, mengingat menjadikan sebagian hamba Alloh memiliki kesempatan untuk menjadi hamba yang terbebas dari panasnya api neraka, serta hamba yang rajin puasa akan memasuki pintu surga khusus di akhir kiamat yang bernama Ar-Rayyan. Pahala solat Fardhu maupun Sunah, sedekah, doa, membaca Al-Quran dan lainnya dilipat gandakan pahalanya oleh Alloh pada saat bulan Ramadhan.

“Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena Iman dan mengharapkan pahala (Ridha Alloh), maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu” (HR. Bukhari)

Dimulai dari perkataan, perbuatan, pikiran, dan niat harus diperbaiki pada bulan Ramadhan untuk mendapat keridhoan Alloh SWT. Pintu surga dibuka selebar-lebarnya, pintu neraka ditutup, setan dari golongan Jin dibelenggu, doa yang mustajab, dan masih banyak lagi lainya berkah yang mesti kita ketahui pada saat bulan Ramadhan. Sebagai umat Islam wajib berbuat sebaik-baiknya dibulan tersebut. Belum tentu tahun depan kita bertemu dengan bulan Ramadhan karena usia manusia tidak ada yang tahu selain Alloh Azza wa Jalla. Umat muslim diberi waktu yang luar biasa dalam sebulan penuh di bulan Ramadhan. Dari total semua bulan dalam setahun sesuai kalender Qomariyah (sesuai edar revolusi Bulan pada Bumi), bulan Ramadhan hanya sekali saja muncul.

“Puasa bukanlah hanya menahan diri dari makan dan minum, sesungguhnya puasa adalah menahan diri dari perkataan dan perbuatan kotor, maka jika ada seseorang yang menghina atau berbuat bodoh kepadamu, katakanlah, sesungguhnya aku sedang berpuasa, sesungguhnya aku sedan puasa”. [Shahiih Ibnu Khuzaimah no. 1872; Al-Mustadrak 1/430]

Bulan Ramadhan adalah waktu dimana ayat Al-Quran pertama diturunkan kepada baginda Rasul Muhammad saw sebagai penutup para nabi, pada malam ke dua empat tepatnya di gua Hira, kota Mekah. Begitu juga Lembaran-lembaran (shuhuf) Nabi Ibrahim pada awal Ramadhan, Kitab Taurat dihari ke enam dan Injil ke tiga belas bulan Ramadhan. Pada bulan ini juga bertepatan pada perang Badar, Agama Islam mulai masuk ke Yaman, Khalid Bin Walid menjatuhkan berhala di sekitaran Kakbah, kemenangan pertama umat Islam melawan tentara Monggol, direbutnya Garis Bar Lev dari tangan Israel oleh tentara Mesir di Perang Yom Kippur 1973, danmasih banyak yang lainnya. Bulan Ramadhan juga memiliki keunggulan pada sepuluh malam terakhir yang secara pasti tidak dapat dipastikan harinya, dimana umat Islam waktu itu disuruh untuk beribadah sebaik mungkin untuk mendapatkan keridhoan Tuhan Alloh, yaitu pada momen malam Lailatur Qodar.

“ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) Kesejahteraan sampai terbit fajar “ ( Al Qadr : 1-5 )

Keutamaan Bulan Ramadhan
Dalam berbagai kesempatan, puasa dalam sebulan penuh menciptakan kita menjadi pribadi yang sehat jasmani maupun rohani. Begini penjelasanya secara rinci.

1. Puasa itu menyehatkan.

Telah banyak penelitian telah membuktikan bahwa puasa dalam satu bulan penuh, di dalam setahun dapat mengurangi resiko sakit jantung sebesar 58%, Mengurangi risiko kanker, Menjaga berat badan, mengurangi hormon stres dalam otak, dan memperistirahatkan organ pencernaan dalam tubuh, sehingga tubuh melakukan pendinginan satu bulan dalam satu tahun terutama dalam proses pencernaan. Namun harus tetap menjaga pola hidup sehat ala Rasul yaitu ketika waktu berbuka puasa tidak berlebihan dalam makan dan minum supaya senantiasa sehat dan gesit dalam beribadah terutama Solat Terawih.

2. Puasa itu Menyenangkan

Pada bulan puasa kita menemukan momen untuk berkumpul baik dengan keluarga dan teman. Relasi semakin besar jika kita memanfaatkan waktu Ramadhan dengan baik. Bisa saja kita menemukan teman kerja baru, teman pengajian, bahkan jodoh sekaligus di bulan Ramadhan. Waktu yang paling menyenangkan yaitu ketika kita berbuka puasa bersama, baik itu di tempat kerja, kampus, masjid-masjid, di rumah, maupun di warung makan yang tersedia di wilayahnya. Kita juga dapat ngabuburit bersama dengan keluarga atau teman dalam berbagai momen yang indah pada sore hari. Begitu juga ketika waktu solat Isya, maka kita di sunahkan setelahnya untuk solat terawih berjamaah di masjid sesudah mendengarkan ceramah di masjid. Kesenangan pada momen tersebut hanya dapat ditemui di bulan Ramadhan. Ketika masih kecil, bagi saya, maka solat terawih adalah momen untuk pergi bermain dengan teman, bercanda dengan tetangga, dan bermain petasan. Bisa juga pada bulan Ramadhan kita memanfaatkan berkumpul dengan keluarga kita di rumah sambil menonton televisi bersama.

3. Puasa Penuh itu kemenangan

Setelah puasa selama sebulan penuh, maka umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah dan di sunnahkan solat Idul Fitri di pagi hari. Masyarakat berbondong-bondong untuk mudik ke tempat orang tua atau saudara baik sebelum solat maupun sesudah solat Idul Fitri. Setelah solat Idul Fitri, maka masyarakat Islam di Indonesia merayakan budaya Syawalan yaitu silaturahmi terhadap tetangga dan saudara untuk saling memaafkan satu sama lain. Silaturahmi sendiri bertujuan untuk mendapatkan pahala serta memperluas rejeki baik dalam materi, kesehatan, karir, maupun lainnya. Berkumpul dengan keluarga besar adalah puncak dari acara Syawalan. Inilah kemengan umat Islam selama sebulan penuh untuk menahan diri makan dan minum, perkataan kotor, pikiran kotor, dan perbuatan keji lainya. Jika kita memahami makna di bulan Ramadhan, maka bagi saya sendiri bulan Ramadhan adalah bulan yang selalu dirindukan kedatangannya.

Putranto Argi Noviantoko, S.IP
IMM BSKM Kabid RPK
Sekarang bekerja sebagai staf Marketing di Satya Graha Hotel Yogyakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here