Latihan Instruktur Dasar IMM BSKM 2015

0
2037

10340064_10203605336243065_1573172481840360621_n

Oleh Ardita Markhatus S.

Sebagaimana cita-cita yang hendak dicapai oleh Persyarikatan Muhammadiyah, yakni baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur, jalan yang dipilihnya turut mendukung revitalisasi moral untuk menciptakan masyarakat yang sebenar-benarnya.  Signifikansi peran Muhammadiyah bagi masyarakat Indonesia semakin terasa dengan dibangunnya organisasi-organisasi otonom yang memiliki pos-pos konsentrasinya masing-masing, seperti ‘Aisyiyah yang menangani pemberdayaan perempuan dan anak, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang bergerak di ranah pelajar, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di ranah mahasiswa.

IMG-20150222-WA0018

IMM merupakan salah satu organisasi otonom yang bergerak sebagai eksponen mahasiswa Muhammadiyah dan berjalan beriringan dengan “ayahnya” dalam mencapai tujuan. Sebagaimana gagasan pembentukan “embrio persyarikatan” yang telah muncul sejak tahun 1932 saat Perguruan Tinggi Muhammadiyah pertama kali berdiri, IMM di usianya yang telah mencapai setengah abad berupaya melakukan pembaharuan, dinamisasi, dan regenerasi melalui tri kompetensi–religius, intelektual, dan humanis–yang  menjadi nafas geraknya.

Tugas regenerasi ikatan dijalankan melalui tiga jenis perkaderan, yaitu perkaderan utama, perkaderan khusus, dan perkaderan pendukung. Latihan Instruktur Dasar (LID) yang berkedudukan sebagai perkaderan khusus merupakan komponen perkaderan yang ditujukan dalam rangka mendukung komponen perkaderan utama di tingkat dasar (komisariat), menempa dan menuntut kader untuk dapat menempatkan dirinya dalam menjalankan peran sebagai kader sekaligus pencetak kader kemanusiaan, kader ummat, kader bangsa, dan kader persyarikatan (Syafi’i Ma’arif). Sebagaimana pesan M. Natsir,”Seorang pemimpin tidak akan timbul dengan hanya diberi pelajaran. Dia hanya bisa mekar dalam tekanan pertanggungjawaban yang dipikulkan atas dirinya, baik kecil, atau besar. Tanggung jawab adalah ujian. Dua kemungkinan bisa berlaku; ia patah atau berkembang”.

Oleh karena itu, kegiatan Latihan Instruktur Dasar (LID) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bulaksumur-Karangmalang (PC IMM BSKM) 2015 yang diselenggarakan pada Jumat hingga Ahad, 20-22 Februari 2015 di Gedung Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalasan ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Instruktur sebagai Nadi Perkaderan IMM BSKM”.  Pelatihan ini diikuti oleh 11 kader terbaik dari masing-masing pimpinan komisariat se-BSKM, yaitu PK IMM KH Ahmad Badawi UNY diwakili oleh Immawan Calits Mumbahij Bahi, Immawan Alex Setiyawan, dan Immawan Arif S. Santoso; PK IMM AR Sutan Mansur UNY diwakili oleh Immawati Najmi Fajria, Immawati Ayu Chandra Sukmawati, dan Immawati Ivah Rahma Romadhona; PK IMM Al-Khawarizmi UGM diwakili oleh Immawan Yusuf Ginanjar Putra, Immawati Zahra Al-Jannah,  dan Immawan Tubagus Singgih, PK IMM Ibnu Khaldun diwakili oleh Immawati Neisha Prabandari K dan Immawan M. Faris Milzam sebagai perwakilan PC IMM BSKM. Adapun PK IMM Ibnu Al-Baitar belum dapat berkontribusi dalam kegiatan ini.

Serangkaian kegiatan pelatihan dimulai dari pertama, prapelatihan yakni melalui pemenuhan beberapa persyaratan administratif dengan penyusunan artikel mengenai kondisi perkaderan di tingkat pimpinan komisariat masing-masing dan perkaderan ideal BSKM serta artikel pilihan yang nantinya digunakan sebagai gambaran spesifikasi dan spesialisasi materi dasar DAD. Selanjutnya dilaksanakan proses screening untuk mengukur perkembangan trilogi calon instruktur (catur) selama masa jabatan di PK dan mengonfirmasi penugasan.

Kedua, pada kegiatan inti, pengantar pelatihan dalam Studium Generale dibersamai oleh Ketua Bidang Kader DPD IMM DIY periode 2012-2014, yaitu Immawan Jenal A. Nurfalah, S. Pd. I. Simpulan yang muncul adalah bahwa perspektif instruktur tidak lagi terkotak pada PK masing-masing akan tetapi memandang semua kader BSKM sebagai tanggung jawab perkaderan yang harus digarap bersama. Sedangkan serangkaian materi yang bersifat pengembangan dan pendalaman pengetahuan, sikap, maupun keterampilan (softskill) disampaikan sebagai bekal dasar instruktur yang terangkum dalam enam materi inti mengenai motivasi menjadi instruktur, landasan, dan sistem yang digunakan dalam melaksanakan perkaderan dalam ikatan, public speaking, menejemen dan desain pelatihan, dan sistem evaluasi.

Pemateri LID melibatkan berbagai elemen Muhammadiyah, yakni Ketua Umum PC IMM BSKM, yaitu Immawan Faisal Isnan, S. Pd dan mantan Ketua Umum PC IMM BSKM 2011-2012 sekaligus Ketua Bidang Sospem DPD IMM DIY 2012-2014 , yaitu Immawan Ajar Pradika A. T; Majelis Pembinaan Kader PWM DIY , Hamdan Nugroho, S. Pd; Instruktur PC IMM AR Fachrudin, Immawan Ahmad Janan F dan Immawan Fharkhan Luthfi, S. Kom I.; serta Ketua Bidang Kader DPD IMM DIY, Immawan Satria Efendi Ilyas. Kemudian sebagai penutup pelatihan sekaligus wahana unjuk kemampuan sebagai catur, peserta diwajibkan melaksanakan micro teaching berdasarkan spesifikasi materi yang telah dipilih melalui penugasan artikel. Selain materi, pengembangan sikap dipantau melalui beberapa agenda, yakni pantauan ibadah: muadzin, imam, dan kultum serta tadarus, penguatan interaksi kelas: diskusi dan etika komunikasi; serta penguatan interaksi di luar kelas: masak bersama antarpeserta. Ketiga, dalam pascapelatihan diterapkan konsep magang dalam DAD serta pertemuan rutin untuk mengupgrade kembali SOP Perkaderan BSKM.

Target kegiatan secara kuantitas belum tercapai sepenuhnya dengan tidak adanya peserta dari perwakilan PK IMM Ibnu Al-Baitar dan belum sesuainya jumlah perwakilan yang diikutsertakan dalam proses pelatihan, yakni 3 orang. Sedangkan dari segi kualitas, target pelatihan telah tercapai dengan adanya pendalaman pengetahuan melalui observasi selama pelatihan baik dalam materi, diskusi, maupun praktik. Melalui rancangan tindak lanjut pelatihan LID, target jangka panjang yang hendak dicapai adalah terciptanya tenaga-tenaga instruktur tingkat cabang yang memiliki kemampuan, keterampilan, dan kecakapan khusus serta bertanggungjawab untuk mengokohkan ideologi, mempertajam intelektual, memperdalam keimanan, dan memantik kepekaan sosial para kader. Hal tersebut menunjukkan pentingnya peran dan tanggung jawab instruktur sebagai orang-orang pilihan untuk untuk melahirkan umat pilihan.

Berikut beberapa testimoni yang disampaikan oleh peserta LID BSKM 2015.

Banyak sekali yang didapat saat mengikuti Latihan Instruktur Dasar (LID) yang dilaksanakan Pimpingan Cabang IMM BSKM di Gedung Dakwah Bogem, Kalasan. Bukan hanya materi tentang keinstrukturan tetapi juga materi-materi lain yang belum pernah didapatkan sebelumnya. Selain itu juga melatih kembali public speaking yang biasanya menjadi kendala utama. Berlatih bagaimana cara menyampaikan materi, mengontrol diri (nervous), bagaimana cara untuk penguasaan kelas, dan lain sebagainya. Juga masukan-masukan dari MOT dan instruktur-instruktur yang lain untuk menjadi lebih baik sebagai calon instruktur. Harapannya dengan mengikuti Latihan Instruktur Dasar dapat memperbaiki banyak kekurangan seperti harus menambah buku bacaan (umum dan Muhammadiyah) dan mengurngi grogi. Untuk pelaksanaannya, yang harus diperhatikan lagi adalah waktu. Pelaksanaan kemarin masih ada yang jadwal yang molor, dan pada saat pagi hari hampir semua instruktur dan panitia jalan-jalan” (Immawati Najmi Fajria).

 “Secara konten materi oke oke kok, kecuali yang sesi diskusi bedah SPI sama MOT kekurangan waktu jai belum semua kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, padahal menuriut saya itu penting. Kalo secara teknis selain sound yang kadang bermasalah mungkin besok kalo LID tempatnya yang lebih nyaman (meja dan kursi)selain itu agar ada ruang tertutup untuk immawati” (Immawati Neisha Prabandari K.)

“Menyenangkan, apalagi saya masih berkutat dengan kuliah. Materi sangat amazing terutama public speaking. Saya berharap bisa menjadi instruktur yang bisa mengubah akhlak kader menjadi akhlak mulia”(Immawan Tubagus Singgih)

“LID secara keseluruhan bagus, pengurus cabang dan instruktur bekerja dengan kompak.terkait materi, pemateri  ada yang kurang begitu sreg”(Immawan M. Faris Milzam)

10168069_10203595966448826_6105923314965537576_n 10403395_10203595951408450_6140805703382379863_n 11000351_10203605372163963_389727413086583682_n10999813_10203605372843980_182207165364958561_n 1926642_10203605373243990_9113754956899073936_n 10991247_10203605373684001_228063069807048079_n 11009223_10203605374084011_316491276830110891_n 10991144_10203605374404019_7062007212225567327_n 10940629_10203605374804029_7578319334840324433_n 11000351_10203605372163963_389727413086583682_n (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here