IMMBSKM.org, Sleman — Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan upaya meningkatkan minat kepenulisan kader , Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bulaksumur-Karangmalang (IMM BSKM) me-launching Gerakan Aksi Literasi yang bernama #kultumvirtual2.0 Pada Hari Rabu 30 April 2019 yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas Polsek Bulaksumur. Bersamaan dengan agenda tersebut juga dibersamai dengan Kelas Kepenulisan.

Launching gerakan literasi #kultumvirtual2.0 diawali oleh kelas kepenulisan yang dibersamai oleh Editor Portal Berita IBTimes (Islamberkemajuan.id) yang juga merupakan Alumni IMM BSKM Qurrota A’yun.

Dalam pemaparannya, A’yun menjelaskan bahwa dalam sebuah kepenulisan perlu ditekankan 3 kunci yang utama “Sebenarnya dalam  menulis itu bisa dikatakan gampang gampang susah,salah satu yang harus dilakukan adalah dengan tulisannya sendiri dan salah satu tips menulis itu harus terstruktur atau runtut,menggunakan Bahasa yang jelas,serta tidak manipulatif atau sesuai data”.

Selain itu A’yun juga mengkomentari terkait penguasaan media digital Muhammadiyah dan pentingnya gerakan serupa diterapkan di IMM BSKM ”Saat kita sudah harus mulai meyadari betapa pentingnya media digital,ketika website organisasi ketika akan menaikan suatu gagasan itu pasti akan didukung sekuat tenaga oleh semua media yang dimilikinya. Nah itu juga yang harus juga dilakukan oleh IMM BSKM dengan menyeragamkan konten medianya supaya bisa disebar ke ranah komisariat,cabang yang berperan sebagai influencer dan komisariat berperan sebagai buzz yang menyebarluaskan gagasan tersebut.”


Lalu dalam Sambutannya, Editor Gerakan Literasi #Kultumvirtual2.0, Aulia Fathurrahman Darwis menyampaikan, bahwa pentingnya melestarikan budaya kepenulisan gerakan literasi media di ranah IMM BSKM . ” Gerakan literasi ini kami namakan #kultumvirtual2.0 dimaksudkan untuk menghidupkan kembali gerakan literasi khususnya dunia tulis menulis yang sempat vakum dilingkup Cabang IMM BSKM.”


“Gerakan ini bertujuan agar kader memiliki wadah yang tepat dalam menyalurkan minat kepenulisan serta menjadi wujud nyata kita dalam menyuarakan gerakan literasi lewat sebuah tulisan kultum sederhana yang menyangkut tema seputar Ramadhan,Keislaman dan displin Ilmu masing masing kader. ,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here