#KultumVirtual | Perintah Allah tak Pandang Bulu

0
253
istimewa
istimewa

Seperti biasa, hari ini aku pergi ke kampus. Meskipun tidak sepagi hari-hari kemarin. Tentu hari ini adalah hari yang istimewa, karena merupakan hari pertama puasa ramadhan 1438 H. Walau menjadi puasa pertama ramadhan, namun ku rasa hari ini cepat berlalu. Benar saja tak terasa matahari sudah diufuk barat.

Sore hari seperti mahasiswa muslim kebanyakan, aku pergi ke masjid dengan harapan mendapat sesuatu yang bisa kujadikan bahan tulisan ini. Benar saja, di masjid tempatku menantikan waktu berbuka ada sedikit kultum yang diisi oleh Immawan Bowo dari Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Mengenai perintah untuk berpuasa dan pilihan diksi yang Allah gunakan untuk menginstruksikan hamba-hambanya agar menjalankan perintah-Nya khususnya di bulan ramadhan ini.

Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berpuasa, sebagai mana difirmankan dalam quran surah Al-Baqoroh ayat 183. Kalimat sapaan yang ada dalam perinta tersebut adalah kalimat, “yaa ayyuhalladzina amanu” yang jika ditafsirkan secara sederhana Allah menyapa seluruh hambanya tanpa memandang derajatnya, jabatannya, prestasinya bahkan kekayaannya. Allah tidak memilih-milih untuk memberikan perintah kepada hamba-hambanya. Wahai orang-orang yang beriman. Artinya seruannya bukan ditujukan untuk satu orang saja, melainkan untuk semua orang yang beriman.
Orang-orang beriman yang dimaksud bukan hanya orang yang kuat imannya, atau orang yang masih lemah imannya. Kembali di sini Allah memerintah kepada manusia tanpa menggolongkan jenisnya. Tujuan perintah ini tak lain hanyalah diberikan kepada orang-orang yang beriman tanpa memandang kaya-miskin, tua-muda maupun sibuk-selo. Asal ia beriman kepada Allah, maka diwajibkan atasnya berpuasa. Setiap muslim diwajibkan untuk berpuasa sebagaimana telah diperintahkan kepada orang-orang sebelumnya.

Lalu untuk apa kita menjalankan puasa sebulan penuh? Di ayat yang sama juga telah diterangkan, bahwa orang-orang yang beriman diwajibkan untuk berpuasa sebagaimana orang-orang sebelumnya agar ia bertaqwa. Tidak lain dan tidak bukan, tujuan orang diperintahkan untuk berpuasa adalah agar imannya meningkat sehingga mampu menyandang derajat taqwa. Tentu saja bukan taqwa di hadapan manusia yang bisa diekspresikan lewat gaya berpakaian atau aktivitas, melainkan taqwa dihadapan Allah.

Biodata :
Fatkhurohmah. Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNY 2014. Kalirejo 8 September 1995. Lampung Tengah, Lampung. Bidang Organisasi IMM Sutan Mansyur UNY.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here