Selalu Ada Hal Tuk Disyukuri

0
142

 

  Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin…

Kalimat syukur yang membuka Surat Al-Fatihah menggunakan kata “hamdun” bukan “syukur”. Hal yang paling mudah dipahami, Allah ingin memberikan kepada kita pelajaran yang sangat besar, bahwa Allah SWT memberikan nikmat yang sangat luas dan sangat besar kepada kita. Yang sebagian dari nikmat itu kadang-kadang kita tidak merasa diberi. Terlalu banyak diberikan nikmat itu kepada kita, hingga kita tidak sadar bahwa kita sedang diberi.

    Ambilah contoh kita dalam bernafas setiap hari. Oksigen yang ada di dalam udara adalah milik Allah. Sebetulnya, setiap hari kita sudah mendapatkan pemberian dari Allah SWT. Hanya saja terkadang kita tidak merasa kalau telah diberi. Hal ini karena saking banyaknya dan tiap hari didapatkan. Nikmat tersebut akan terasa ketika nafas kita sudah mulai sesak, butuh oksigen tambahan, mulai beli ke rumah sakit, dan baru menyadari bahwa hal tersebut butuh biaya mahal. Jadi, sesuatu yang rutin didapatkan akan cenderung memunculkan anggapan hal tersebut adalah sesuatu yang biasa didapatkan. Padahal itu semua adalah pemberian.

    Di lain sisi, pada umumnya apabila ada sesuatu khusus yang dirasakan, wujudnya ada, dan tidak setiap waktu didapatkan, maka cenderung manusia akan baru menilai hal tersebut sebagai pemberian. Ambilah contoh ketika tiba-tiba ada kerabat datang ke rumah membawakan menu berbuka yang sedang kita inginkan untuk kita makan. Maka kita akan mengucapkan “Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, memang ini yang saya inginkan”. Kita lupa bahwa setiap detiknya nikmat berupa oksigen diberikan kepada kita. Lupa juga bahwa pada hari itu sudah diberikan nikmat sehat oleh Allah.

    Karena itulah Allah ajarkan kepada kita kata “al-hamdu” bukan “asy-syukru”, seakan-akan ingin memberikan kesan bahwa kalau kita ingin bersyukur kepada Allah, jangan saat sedang mendapatkan sesuatu saja. Setiap waktu harus kita syukuri. “Alhamdulillah telah diberikan kesehatan”, “Alhamdulillah Allah telah merawat saya”, “Alhamdulillah Allah berikan ketenangan dalam hidup”, dan ucapan pujian lain.

    Ada sekian banyak pemberian Allah, yang karena saking banyaknya kita tidak bisa melihatnya. Karena itu Al-Qur’an mengajarkan agar kita mesti total, jangan hanya saat dapat sesuatu baru memuji.

Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.” Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, “Tuhanku telah menghinaku.” (QS. Al-Fajr: 15-16)

    Kata Qur’an, jika manusia Kami tambahkan padanya rezeki, mereka mengatakan “Allah memuliakan saya.” Akan tetapi, jika Kami cukupkan rezekinya, mereka mengatakan “Allah menghina saya”. Secara logika manusia, lawan kata tambah adalah kurang. Karena Al-Qur’an adalah firman Allah, maka bahasa ketuhanan berlaku di sini, Allah tidak mengurangi rezekinya, tetapi Allah cukupkan rezekinya. Allah tidak akan pernah mengurangi rezeki. Yang ada hanyalah cukup.

    Kadang dalam hidup, Allah menitipkan nikmat kepada kita, tetapi kita meminta banyak. Allah titipkan untuk kita sepeda motor, kita minta mobil, Allah titipkan mobil, kita minta pesawat. Jadi semakin sulit, hidup kita jadi bertambah luas pemikirannya di akhirat hisabnya jadi semakin banyak. Maka Allah firmankan bahwa Allah cukupkan rezekimu. Ketika Allah sudah menitipkan rezeki, jangan pikirkan yang lain terlebih dahulu. Lihat dahulu yang sudah diberikan ini sudah digunakan secara baik atau belum. Dipakai untuk kepentingan ibadah atau belum. Kalau sudah digunakan, maka saatnya kita kembali lagi ke konsep “Alhamdulillah”.

    Baik saat diberi atau tidak kita harusnya selalu bersyukur dengan segala nikmat yang telah Allah berikan. Semoga kita selalu diberikan hidayah dan selalu bersyukur terhadap segala nikmatNya. Alhamdulillahi ‘ala kulli haal…

 

 

Hasta Nur Hidayat, merupakan Sekretaris Umum PK IMM Al Khawarizmi UGM periode 2018-2019 dan Mahasiswa Aktif Teknik UGM. Bisa bertegur sapa di Instagram nya @hastahidayat

Penyunting: Nad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here